Kamis, 30 Oktober 2014

Puisi Ayah dan Ibu


Ayah Ibu, maaf...

Saat aku masih bayi, aku selalu menangis tengah malam dan membangunkan kalian Aku sering buang air di pelukan kalian saat kalian menggedung ku Kalian terpaksa mengurangi porsi ayam per bulan demi membeli susu bayi berkualitas tinggi

Ayah Ibu, maaf...

Ketika aku kecil, aku selalu rewel ingin dibelikan mainan mahal Selalu malas bila di suruh mandi walau tubuh ku penuh dengan lumpur Terlalu banyak bermain hingga lupa mengerjakan PR

Ayah Ibu, maaf...

Ketika remajaku, aku selalu membantah perkataan kalian Membentak kalian dengan kata-kata kasarku Pulang ke rumah ketika sudah larut malam

Ayah Ibu, maaf..

Ketika aku telah dewasa, aku lupa menelpon kalian walaupun hanya satu kali seminggu Tidak merawat cucu-cucu kalian seperti kalian merawat kami Dan masih terus membantah nasehat-nasehat bijak kalian Itu semua hanya sebagian kecil dari ribuan dosaku kepada kalian Ternyata aku anak yang tak berguna Hanya menyusahkan kedua manusia yang telah merawat dan membesarkan ku

Ayah... Ibu... Maaf

karena aku hanya bisa menebus
ribuan dosa ku dengan 1 kata
maaf...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar